Membuat Toolbar di Android
Cara membuat Toolbar di Android sendiri cukup mudah, berbeda dengan ActionBar yang secara default biasanya sudah include pada tema aplikasi. Toolbar mempunya view sendiri yang harus dibuat dan kemudian ditambahkan pada layout xml activity yang ingin menggunakan Toolbar tersebut.
Pre-requisitesSebelum belajar membuat Toolbar, ada baiknya kalian membaca pre-requisites di bawah ini :
- Mengenal Android Material Design
- Membuat Project Hello World dengan Android Studio
- Membuat Color Resources untuk Material Design Theme
Kali ini kita akan melanjutkan dari tutorial sebelumnya, yaitu tentang membuat TextInputLayout, kita akan menggunakan activity tersebut dan menambahkan Toolbar di bagian atasnya.
Pertama-tama, kita harus membuat sebuah view untuk Toolbar berupa file xml. Buat sebuah file xml layout baru bernama view_toolbar.xml dan copy-pastekan kode berikut di dalamnya.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
| <?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><android.support.v7.widget.Toolbar android:id="@+id/toolbar" android:layout_width="match_parent" android:layout_height="?attr/actionBarSize" android:background="?attr/colorPrimary" android:theme="@style/AppTheme" android:elevation="4dp"></android.support.v7.widget.Toolbar> |
Setelah itu, kita bisa include view_toolbar.xml pada layout xml suatu activity yang ingin menggunakan Toolbar tersebut. Contoh include-nya adalah sebagai berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
| android:layout_width="match_parent" android:layout_height="match_parent" android:paddingBottom="@dimen/activity_vertical_margin" android:background="@drawable/ic_bg" tools:context="TextInputActivity" > <include android:id="@+id/toolbar" layout="@layout/view_toolbar" /> <!-- elemen layout lainnya... --></RelativeLayout> |
Jika sudah, kita bisa memanggil Toolbar tersebut pada Activity, dengan cara yang sama seperti saat kita memanggil view element lainnya. Contohnya sebagai berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
| // findview toolbarToolbar toolbar = (Toolbar) findViewById(R.id.toolbar);// set toolbar ke dalam support action barsetSupportActionBar(toolbar);// enable home button untuk navigasigetSupportActionBar().setDisplayHomeAsUpEnabled(true);// mengeset icon untuk home button ToolbargetSupportActionBar().setHomeAsUpIndicator(R.drawable.ic_menu);// mengeset title/nama aplikasigetSupportActionBar().setTitle("TWOH's Engineering");// mengeset subtitlegetSupportActionBar().setSubtitle("Tutorial Material Design");// set logo toolbargetSupportActionBar().setDisplayUseLogoEnabled(true);getSupportActionBar().setLogo(R.mipmap.ic_launcher); |
Toolbar, selain menjadi penerus dari ActionBar, juga bertujuan untuk menggeneralisasi fungsionalitas pada ActionBar supaya bisa digunakan dari dalam layout aplikasi.
Pada implementasinya, Toolbar biasanya digunakan sebagai pengganti ActionBar. Sehingga ketika kita ingin menggunakan Toolbar, kita harus menonaktifkan default ActionBar pada file values/styles.xml terlebih dahulu. Selain itu tema aplikasi yang digunakan harus extend dari tema yang tidak menggunakan ActionBar (NoActionBar), seperti Theme.AppCompat.NoActionBar atau Theme.AppCompat.Light.NoActionBar. Untuk penjelasan selanjutnya bisa dibaca pada postingan berikut.
Demo
Ketika dijalankan, beginilah Toolbar hasil kreasi kita :
Seperti biasa, source code ada di GitHub saya. Jangan lupa untuk star projects nya dan follow ya :D. Bagi yang masih belum mengerti silahkan bertanya via komentar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar