"DHIANHY Print & Graphic's" Menerima : Pengetikan Komputer, Cetak Undangan, Instal PC/Laptop, Photo Copy, Cetak Photo, Press Laminating, Cetak Kartu Nama/ID Card/Kartu Mahasiswa/Pelajar, Dll (085 341 403 442)

Jumat, 16 Desember 2016

RENUNGKAN...!!!


Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan. Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan... Tapi ingatlah... melepaskan BUKAN akhir dari dunia... melainkan AWAL suatu kehidupan baru.
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari dan mereka yang telah mencoba, Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
CINTA yang AGUNG Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya... Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia... Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'
Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu, Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI... Ingatlah... bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya... tapi... ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya... karena Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang... MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka JATUH Entah bagaimana... dalam perjalanan kehidupan, kamu BELAJAR tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa PENYESALAN tidak seharusnya ada.
Yang ada HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau jadikan TEMAN SEJATI... dan CINTA yang SESUNGGUHNYA adalah mengerti ketika Dia berkata 'Aku lupa...', Menunggu selamanya ketika Dia berkata 'Tunggu sebentar', Tetap tinggal ketika Dia berkata 'Tinggalkan aku sendiri', Membuka pintu meski Dia BELUM mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'
MENCINTAI... BUKANlah bagaimana kamu melupakan... melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN... BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan... melainkan bagaimana kamu MENGERTI... BUKANlah apa yang kamu lihat.. melainkan apa yang kamu RASAKAN... BUKANlah bagaimana kamu melepaskan... melainkan bagaimana kamu BERTAHAN.
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam HATI... Dibandingkan menangis terSEDU-SEDU... Air mata yang KELUAR dapat diHAPUS... sementara air mata yang terSEMBUNYI menggoreskan LUKA yang tidak akan pernah hilang.
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang... Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia, dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri...
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia... jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu Itulah CINTA SEJATI.
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia' Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu Lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'.

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING MENYAKITI HATImu dan kadang kala, TEMAN yang membawamu ke dalam PELUKANnya dan MENANGIS bersamamu adalah CINTA yang tidak kamu SADARI...

Selasa, 06 Desember 2016

BUKTI CINTA

SESEORANG YANG MENCINTAIMU...!!!


1.  Seseorang yang MENCINTAI kamu, tidak bisa memberikan ALASAN mengapa ia mencintaimu. Dia hanya tau, DIMATA dia, kamulah SATU SATUNYA.
2.      Seseorang yang mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu MARAH / GILA / JENGKEL / STRES. Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karena semua yang ia lakukan adalah untuk KEBAIKANMU.
3.      Seseorang yang mencintai kamu, jarang MEMUJIMU, tetapi di dalam HATInya kamu adalah yang TERBAIK, hanya ia yang tau.
4.      Seseorang yang mencintai kamu, akan MARAH-MARAH atau MENGELUH jika kamu tidak memBALAS pesannya atau teleponnya, karena ia PEDULI dan ia TIDAK INGIN sesuatu terjadi ke kamu.
5.     
Seseorang yang mencintai kamu, hanya MENJATUHKAN air matanya di HADAPANMU.
Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya, kamu telah
MENYENTUH hatinya, dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut / bergetar untuk kamu.
6.      Seseorang yang mencintai kamu, akan MENGINGAT setiap kata yang kamu UCAPKAN, bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata-kata itu tepat waktunya
7.      Seseorang yang mencintai kamu, TIDAK AKAN memberikan janji apapun DENGAN MUDAH, karena ia tidak mau MENGINGKARI janjinya. Ia ingin kamu untuk MEMPERCAYAINYA dan ia ingin MEMBERIKAN hidup yang paling bahagia dan aman selama lamanya.
8.      Seseorang yang mencintai kamu, MUNGKIN tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, TAPI ia tau bahwa SETIAP DETIK yang ia lalui, ia MENCINTAI kamu, tidak peduli hari apakah hari ini.
9.     

Seseorang yang mencintai kamu, TIDAK MAU berkata Aku mencintaimu dengan MUDAH, karena SEGALANYA yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk menunjukkan bahwa ia SIAP mencintaimu, tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata I Love You pada situasi yang spesial, karena ia tidak mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu
10.  Seseorang yang benar-benar mencintai kamu, akan MERASA bahwa sesuatu harus dikatakan SEKALI saja karena ia berpikir bahwa kamu telah MENGERTI dirinya. Jika berkata terlalu BANYAK, ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum.
11.  Seseorang yang mencintai kamu, akan pergi ke airport untuk MENJEMPUT kamu, dia tidak akan membawa seikat mawar dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan. Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan: Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari? Dengan hatinya yang tulus.
12. 
Seseorang yang mencintai kamu, tidak tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu MARAH, tetapi ia akan mengirimkan pesan SETELAH beberapa   jam. Jika kamu menanyakan: mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata: Ketika kamu marah PENJELASAN dari dirinya semua hanyalah SAMPAH. Tetapi, ketika kamu sudah TENANG, penjelasannya baru akan BENAR-BENAR bekerja / manjur / berguna.
13.  Seseorang yang mencintaimu, akan selalu MENYIMPAN semua benda yang telah kamu berikan, bahkan kertas kecil bertuliskan ‘ I LOVE U ‘ ada di dalam dompetnya dan Seseorang yang mencintaimu, JARANG mengatakan kata-kata manis. Tapi kamu tau, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan   semua……
14.  Seseorang yang mencintai kamu akan selalu BERUSAHA membuatmu TERSENYUM dan TERTAWA walau terkadang caranya membingungkanmu..
15.  Seseorang yang mencintaimu akan MEMBALUT hatimu yang pernah TERLUKA dan menjaganya dengan setulus hati AGAR TIDAK terluka lagi…dan ia akan memberikanmu yang terbaik walau harus MENYAKITI hatinya sendiri
16. Seseorang yang mencintaimu... akan rela MELEPASKANMU pergi bila bersamanya kamu TIDAK BAHAGIA... dan ia akan IKUT bahagia walau kamu yang dicintainya bahagia BERSAMA orang lain

Minggu, 04 Desember 2016

Aku Memilihmu Karena Engkau Manusia Biasa


Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu? Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir, manusiawi lah). Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya.
Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim.
Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.
Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya. Asli. Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu.
Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya). Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. That’s all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.
Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap dirumahnya. Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua di taman rumahnya. Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita. Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa juga kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak pada saya.
“Aku gak bisa tidur.” Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham kondisinya saat ini. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik. Kita berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan lampu taman.
“Kenapa kamu memilih dia?” Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari duduknya sambil meraih HP disaku bajunya. Ia masuk dalam kamar berlahan dia membuka laci meja riasnya dan kembali ke taman lalu menyerahkan selembar amplop pada saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.
“Buka aja.” Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca satu kalimat di atas dideretan paling atas.
“Busyet dah nih orang.” Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum. Sementara dia Cuma ngikik melihat ekspresi saya. Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu.
Kepada Yth
Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya Di tempat
Assalamu’alaikum Wr Wb
Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.
Saya, yang bernama …… menginginkan anda …… untuk menjadi istri saya.
Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan. Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.
Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.
Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya.
Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya.
Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik.
Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.
Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin
Wassalamu’alaikum Wr Wb

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat ‘lamaran’ yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta minimalis, saya menyebutnya. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.
“Kenapa kamu memilih dia.”
“Karena dia manusia biasa.” Dia menjawab mantap. “Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari. Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku.”
“Maksudnya?”
“Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha.” “Ssttt.” Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita ngobrol rahasia. Terdiam kita memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing. “Udah tidur sana. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama.” Percakapan kita tadi masih terngiang terus ditelinga saya.
“Gik…”
“Tidur. Dah malam.” Saya menjawab tanpa menoleh padanya. Saya ingin dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih. * * *
Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah ‘proses usaha’. Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan ‘nama’. Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan. Ketika segala yang ‘melekat’ pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah.
Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan.
Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan.
Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo (sigaraning nyowo), kalau diterjemahkan secara bebas: “Cinta tumbuh karena suami/istri( belahan jiwa).”

Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Amin.

Selasa, 29 November 2016

Bahagia itu Sederhana


KATA HATI - Setiap diri berhak dan perlu merasakan kebahagiaan dalam hidupnya. Bahagia itu sederhana sekali bila kita dapat menerima hidup ini dengan selalu bersyukur atas pemberian Allah Swt dan bersabar atas kekurangan serta ketidaksempurnaan hidup kita. Maka, apapun yang terjadi dalam hidup ini tentu selalu ada hikmahnya. Dari beragam persoalan hidup, kerapkali membuat kita kehilangan kebahagiaan. Namun demikian dengan berbagai alasan, kita tetap berhak dan perlu merasa bahagia. Sebab dengan timbulnya rasa bahagia, tubuh akan memproduksi hormon serotonin, relaksin dan dopamin. Ketika hormon-hormon ini mengalir di dalam aliran darah, maka hormon ini akan merangsang sel-sel imun, yaitu sel-sel kekebalan tubuh yang dapat menggempur berbagai penyakit dalam tubuh kita. Selain itu, tubuh juga memiliki hormon endorfin yang dapat membuat perasaan kita nyaman, senang dan bersemangat. Tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin manakala hati kita senantiasa bahagia. Untuk itulah pentingnya kita merasa bahagia. Bukankah bahagia itu sederhana?

Jika Bahagia itu Sederhana, hal-hal Apa Saja yang Bisa Membuat Kita Bahagia?

1. Bersyukur Atas Apa yang Kita Miliki

Dengan bersyukur kita akan senantiasa merasa lebih dari cukup. Hidup kita pun akan dekat dengan bahagia bila kita merasa cukup dan tidak selalu menuntut sesuatu yang berlebih yang di luar batas kemampuan kita. Namun hal ini janganlah dijadikan pembenaran untuk membuat kita bermalas-malasan dalam bekerja apalagi sampai berhenti berupaya. Jangan jadikan rasa syukur ini sebuah alasan untuk kita membatasi diri dalam mencari rejeki dan menghentikan langkah kita dalam mengembangkan kemampuan diri. Kita dapat menciptakan kebahagiaan dengan mensyukuri apa yang kita miliki saat ini. Bukankah bahagia itu sederhana?

2. Merasa Beruntung dalam Setiap Keadaan

Kita akan seringkali dengan mudahnya menikmati kebahagiaan, bila kita selalu merasa beruntung dalam setiap keadaan. Ketika hidup kita berlebih soal materi, kita merasa beruntung sebab diberi kemudahan dalam menunjang kebutuhan hidup dan keperluan-keperluan lainnya. Saat hidup kita kekurangan soal materi untuk pemenuhan kebutuhan hidup, hal ini akan terasa sulit dan dibutuhkan ekstra upaya atau kreativitas untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan hidup kita. Namun di sisi lain, kita masih selalu bisa merasa beruntung karena masih diberikan kesehatan, meski dalam keadaan yang sulit sekalipun. Dan bagi yang sedang terbaring sakit pun masih bisa merasakan betapa beruntung hidupnya, karena dengan penderitaan yang dialami dari sakitnya ternyata memberi hikmah dan kesadaran diri untuk lebih mendekatkan diri kepada Illahi. Rasanya bahagia itu sederhana sebab keberuntungan sekecil apapun yang kita rasakan dan keberuntungan meski sepele apa pun yang kita kira, ternyata dapat menimbulkan rasa bahagia di hati kita.

3. Menikmati waktu senggang atau liburan bersama keluarga

Kita butuh merileksasikan diri untuk melepas kepenatan setelah sekian waktu menenggelamkan diri dalam rutinitas kesibukan pekerjaan. Seringkali kita terlupa bahwa diri dan keluarga berhak merasa senang dan bahagia dengan menikmati hasil dari yang telah kita lakukan hampir sepenuh hari bekerja. Sudah sepantasnya di kala waktu senggang atau saat hari libur, kita lalui bersama orang-orang yang kita sayangi; keluarga. Sebab untuk mendapatkan bahagia itu sederhana, bila kita dapat mengisi hari-hari dan menikmati waktu bercengkrama dengan pasangan hidup kita dan keluarga tentunya.

4. Menikmati Hal-Hal Sederhana yang Tak Biasa

Kalau hidup kita terasa monoton hanya dengan suatu hal atau pekerjaan yang itu-itu saja, barangkali kita butuh sejenak menikmati hal-hal sederhana yang tak biasa yang dapat membuat hati kita merasa bahagia, misalnya, menikmati nuansa pagi hari dengan berkeliling di sekitar perumahan kita, memperhatikan keceriaan anak-anak yang sedang bermain, bersosialisasi dengan tetangga lingkungan sekitar, dan lain sebagainya. Apapun hal positif yang bisa membuat kita bahagia, maka lakukanlah demi untuk kebahagiaan hati kita, sebab ternyata untuk merasakan bahagia itu sederhana, bukan?

5. Tersenyumlah walaupun sedang tak ingin dan tertawalah seperlunya

KATA HATI - Tersenyumlah maka dunia pun akan ikut tersenyum. Buktikan dengan kita senantiasa tersenyum pada pasangan hidup kita, pada kawan dan tetangga, maka bila hati mereka sedang tidak berduka serta bersih dari iri dan dengki, bisa dipastikan mereka pun akan membalas senyum kita. Selain juga bernilai ibadah, tersenyum dapat membuat hati kita bahagia. Namun ingat, jangan  senyum-senyum sendirian tanpa alasan ya. Bahagia itu sederhana, sesederhana kita tersenyum dan tertawa, namun tertawalah seperlunya, sebab dengan melepas tawa ketika kita menyimak suatu cerita yang lucu atau menonton acara komedi di televisi dapat memberikan kebahagiaan tersendiri di hati kita.

6. Menolong Orang Lain Sesuai Kesanggupan Kita

Menolong orang lain adalah kebaikan yang bernilai berkali lipat ganjaran pahala dan akan meninggikan derajat manusia. Dengan menolong orang lain dapat membuka pintu rahmat dan ampunan bagi kita. Mengasah kepekaan jiwa dan keperdulian terhadap sesama. Di balik rasa syukur kita atas apa yang kita dapat dan kita punya, masih terlihat jelas di sekeliling kita mereka yang membutuhkan uluran tangan. Akankah terketuk pintu hati kita untuk senantiasa bergerak untuk turut berbagi kepada sesama? Berbagi kebahagian dengan menolong mereka yang membutuhkan, selain memberi maanfaat untuk orang lain, kebaikan ini memberikan kontribusi kebahagiaan hati kita lebih besar lagi. Ingin bahagia itu sederhana, bukan?

7. Melakukan pekerjaan atau aktivitas yang kita sukai

Bekerja atau beraktivitas pada umumnya memang bagian dari kewajiban dan kebutuhan hidup kita. Dengan bekerja, selain dapat memenuhi kebutuhan hidup, kita pun dapat membuktikan diri menjadi manusia yang memiliki tanggung jawab dan manfaat bagi keluarga dan orang lain. Ketika kita melakukan pekerjaan atau aktivitas yang kita sukai, tentu kita lakukan sepenuh hati dan penuh semangat. Rasa bahagia itu sederhana, dengan suka cita terhadap pekerjaan tersebut menumbuhkan rasa senang dan bahagia yang mungkin tak di mengerti oleh sebagian orang di sekitar kita. Namun, selama pekerjaan atau aktivitas itu suatu hal yang positif, bermanfaat dan memberikan kebahagiaan, maka lakukan dengan konsisten, bertanggung jawab dan dengan rasa senang hati.
Demikian 7 hal sederhana yang bisa membuat kita bahagia. Berbahagialah, sebab bahagia itu sederhana.
Semoga bermanfaat.

Minggu, 27 November 2016

MERAIH BERKAH ALLAH SWT


KATA HATI - Keberkahan bisa diraih berkat beberapa amal shalih yang nyata telah kita lakukan. Misalnya sebagai berikut.
Pertama : Mensyukuri Segala Nikmat
Tiada kenikmatan, apapun wujudnya yang dirasakan menusia, melainkan datang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Atas dasar itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan manusia untuk senantiasa bersyukur kepada-Nya. Dengan cara senantiasa mengingat bahwasanya kenikmatan tersebut datang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, diteruskan mengucapkan hamdalah, dan selanjutnya menafkahkan sebagai kekayaannya di jalan-jalan yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seseorang yang telah mendapatkan taufik untuk bersyukur, ia akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya, sehingga Allah akan senantiasa melipatgandakan kenikmatan baginya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Dan ingatlah tatkala Rabbmu mengumandangkan : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” [Ibrahim : 7]
Pada ayat lain, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur demi (kebaikan) dirinya sendiri” [An-Naml : 40]
Imam Al-Qurthubi rahimahullah berkata :”Manfaat bersyukur tidak akan dirasakan, kecuali oleh pelakunya sendiri. Dengan itu, ia berhak mendapatkan kesempurnaan dari nikmat yang telah ia dapatkan, dan nikmat tersebut akan kekal dan bertambah. Sebagaimana syukur, juga berfungsi untuk mengikat kenikmatan yang telah didapat serta menggapai kenikmatan yang belum dicapai” [8]
Sebagai contoh nyata, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Rabb) di tempat kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan) : “Makanlah olehmu dari rizki yang (dianugrahkan) Rabbmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Rabbmu) adalah Rabb Yang Maha Pengampun. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon atsel (cemara) dan pohon bidara” [Saba : 15-16]
Tatkala bangsa Saba’ masih dalam keadaan makmur dan tenteram, Allah subhanahu wa Ta’ala hanya memerintahkan kepada mereka agar bersyukur. Ini menunjukkan, dengan bersyukur, mereka dapat menjaga kenikmatan dari bencana, dan mendatangkan kenikmatan lain yang belum pernah mereka dapatkan.
Kedua : Membayar Zakat (Sedekah)
Zakat, baik zakat wajib maupun sunnah (sedekah), merupakan salah satu amalan yang menjadi faktor yang dapat menyebabkan turunnya keberkahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” [Al-Baqarah : 276]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Tiada pagi hari, melainkan ada dua malaikat yang turun, kemudian salah satunya berkata (berdo’a) : “Ya Allah, berilah pengganti bagi orang yang berinfak”, sedangkan yang lain berdo’a :”Ya Allah, timpakanlah kepada orang yang kikir (tidak berinfak) kehancuran” [Muttafaqun alaih]
Ketiga : Bekerja Mencari Rizki Dengan Hati Qona’ah, Tidak Dipenuhi Ambisi dan Tidak Serakah
Sifat qona’ah dan lapang dada dengan pembagian Allah Subhanahu wa Ta’ala, merupakan kekayaan yang tidak ada bandingannya. Dengan jiwa yang dipenuhi dengan qona’ah, dan keridhaan dengan segala rizki yang Allah turunkan untuknya, maka keberkahan akan datang kepadanya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Sesungguhnya Allah Yang Maha Luas Karunia-nya lagi Maha Tinggi, akan menguji setiap hamba-Nya dengan rizki yang telah Ia berikan kepadanya. Barangsiapa yang ridha dengan pembagian Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka Allah akan memberkahi dan melapangkan rizki tersebut untuknya. Dan barangsiapa yang tidak ridha (tidak puas), niscaya rizkinya tidak akan diberkahi” [HR Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani]
Al-Munawi rahimahullah menyebutkan : “Penyakit ini (yaitu tidak puas dengan apa yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala karuniakan kepadanya, pent) banyak dijumpai pada pemuja dunia. Hingga engkau temui salah seorang dari mereka meremehkan rizki yang telah dikaruniakan untuknya ; merasa hartanya sedikit, buruk, serta terpana dengan rizki orang lain dan menganggapnya lebih bagus dan banyak. Oleh karena itu, ia akan senantiasa membanting tulang untuk menambah hartanya , sampai umurnya habis, kekuatannya sirna ; dan ia pun menjadi tua renta (pikun) akibat dari ambisi yang digapainya dan rasa letih. Dengan itu, ia telah menyiksa tubuhnya, menghitamkan lembaran amalannya dengan berbagai dosa yang ia lakukan demi mendapatkan harta kekayaan. Padahal, ia tidak akan memperoleh selain apa yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala tentukan untuknya. Pada akhir hayatnya, ia meninggal dunia dalam keadaan pailit. Dia tidak mensyukuri yang telah ia peroleh, dan ia juga tidak berhasil menggapai apa yang ia inginkan” [9]
Oleh karena itu, Islam mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa menjaga kehormatan agama dan diri dalam setiap usaha yang ditempuhnya guna mencari rizki. Sehingga, seorang muslim tidak akan menempuh, melainkan jalan-jalan yang telah dihalalkan dan dengan telah menjaga kehormatan dirinya.
Keempat : Bertaubat Dari Segala Perbuatan Dosa
Sebagaimana perbuatan dosa menjadi salah satu penyebab terhalangnya rizki dari pelakunya, maka sebaliknya, taubat dan istighfar merupakan salah satu faktor yang dapat mendatangkan rizki dan keberkahannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala menceritakan tentang Nabi Hud Alaihissallam bersama kaumnya.
“Dan (Hud berkata) : Hai kaumku, beristighfarlah kepada Rabbmu lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan atasmu hujan yang sangat deras, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu dan janganlah kamu berpaling dengan berbuta dosa” [Hud : 52]
Akibat kekufuran dan perbuatan dosa kaum ‘Ad –berdasarkan keterangan para ulama tafsir- mereka ditimpa kekeringan dan kemandulan, sehingga tidak seorang wanita pun yang bisa melahirkan anak. Keadaan ini berlangsung selama beberapa tahun lamanya. Oleh karena itu, Nabi Hud Alaihissallam memerintahkan mereka untuk bertaubat dan beristighfar. Sebab, dengan taubat dan istighfar itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menurunkan hujan, dan mengaruniai mereka anak keturunan. [10]
Kelima : Menyambung Tali Silaturahmi
Di antara amal shalih yang akan mendatangkan keberkahan dalam hidup, yaitu menyambung tali silaturrahim. Ini merupakan upaya menjalin hubungan baik dengan setiap orang yang akan terkait hubungan nasab dengan kita. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan (atau diberkahi) rizkinya, atau ditunda (dipanjangkan) umurnya, maka hendaknya ia bersilaturrahim” [Muttafaqun ‘alaih]
Yang dimaksud dengan ditunda ajalnya, ialah umurnya diberkahi, diberi taufiq untuk beramal shalih, mengisi waktunya dengan berbagai amalan yang berguna bagi kehidupannya di akhirat, dan ia terjaga dari menyia-nyiakan waktunya dalam hal yang tidak berguna. Atau menjadikan nama harumnya senantiasa dikenang orang. Atau benar-benar umurnya ditambah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. [11]
Keenam : Mencari Rizki Dari Jalan Yang Halal.
Merupakan syarat mutlak bagi terwujudnya keberkahan harta, ialah memperolehnya dengan jalan yang halal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Janganlah kamu merasa bahwa rizkimu datangnya terlambat. Karena sesunguhnya, tidaklah seorang hamba akan meninggal, hingga telah datang kepadanya rizki terakhir (yang telah ditentukan) untuknya. Maka, tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizki, yaitu dengan mengambil yang halal dan meninggalkan yang haram” [HR Abdur-Razaq, Ibnu Hibbanm dan Al-Hakim]
Salah satu yang mempengaruhi keberkahan ini ialah praktek riba. Perbuatan riba termasuk faktor yang dapat menghapus keberkahan.
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” [Al-Baqarah : 276]
Ibnu Katsir rahimahullah berkata :”Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan bahwa Dia akan memusnahkan riba. Maksudnya, bisa saja memusnahkannya secara keseluruhan dari tangan pemiliknya, atau menghalangi pemiliknya dari keberkahan hartanya tersebut. Dengan demikian, pemilik riba tidak mendapatkan manfaat dari harta ribanya. Bahkan dengan harta tersebut, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membinasakannya dalam kehidupan dunia, dan kelak di hari akhirat Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menyiksanya akibat harta tersebut” [12]
Bila mengamati kehidupan orang-orang yang menjalankan praktek riba, niscaya kita dapatkan banyak bukti bagi kebenaran ayat dan hadits di atas. Betapa banyak pemakan riba yang hartanya berlimpah, hingga tak terhitung jumlahnya, akan tetapi tidak satu pun dari mereka yang merasakan keberkahan, ketentraman dan kebahagiaan dari harta haram tersebut.
Begitu pula dengan meminta-minta (mengemis) dalam mencari rizki, termasuk perbuatan yang diharamkan dan tidak mengandung keberkahan. Dalam salah satu hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan sebagian dampak hilangnya keberkahan dari orang yang meminta-minta.
“Tidaklah seseorang terus-menerus meminta-minta kepada orang lain, hingga kelak akan datang pada hari Kiamat, dalam keadaan tidak ada secuil daging pun melekat di wajahnya” [Muttafaqun alaih]
Ketujuh : Bekerja Saat Waktu Pagi.
Di antara jalan untuk meraih keberkahan dari Allah, ialah menanamkan semangat untuk hidup sehat dan produktif, serta menyingkirkan sifat malas sejauh-jaunya. Caranya, senantiasa memanfaatkan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan hal-hal yang berguna dan mendatangkan kemaslahatan bagi hidup kita.
Termasuk waktu yang paling baik untuk memulai bekerja dan mencari rizki, ialah waktu pagi. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memanjatkan do’a keberkahan.
“Ya Allah, berkahilah untuk ummatku waktu pagi mereka” [HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa-i, Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani]
Hikmah dikhususkannya waktu pagi dengan doa keberkahan, lantaran waktu pagi merupakan waktu dimulainya berbagai aktifitas manusia. Saat itu pula, seseorang merasakan semangat usai beristirahat di malam hari. Oleh karenanya, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendo’akan keberkahan pada waktu pagi ini agar seluruh umatnya memperoleh bagian dari doa tersebut.
Sebagai penerapan langsung dari doa ini, bila mengutus pasukan perang, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya di pagi hari, sehingga pasukan diberkahi dan mendapatkan pertolongan serta kemenangan.
Contoh lain dari keberkahan waktu pagi, ialah sebagaimana yang dilakukan oleh sahabat Shakhr Al-Ghamidi Radhiyallahu ‘anhu. Yaitu perawi hadits ini dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shakhr bekerja sebagai pedagang. Usai mendengarkan hadits ini, ia pun menerapkannya. Tidaklah ia mengirimkan barang dagangannya kecuali di pagi hari. Dan benarlah, keberkahan Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat ia peroleh. Diriwayatkan, perniagaannya berhasil dan hartanya melimpah ruah. Dan berdasarkan hadits ini pula, sebagian ulama menyatakan, tidur pada pagi hari hukumnya makruh.
Masih banyak lagi amalan-amalan yang akan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan seorang muslim. Apa yang telah saya paparkan di atas hanyalah sebagai contoh
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melimpahkan taufiq dan keberkahan-Nya kepada kita semua. Dan semoga pemaparan singkat ini dapat berguna bagi saya pribadi dan setiap orang yang mendengar atau membacanya. Tak lupa, bila pemaparan diatas ada kesalahan, maka hal itu datang dari saya dan dari setan, sehingga saya beristighfar kepada Allah. Dan bila ada kebenaran, maka itu semua atas taufik dan inayah-Nya.
Kedelapan : Menghindari zina
Wallahu a’lam bish-shawab
Footnotes
[8]. Tafsir Al-qurthubi, 13/206
[9]. Faidhul Qadir, 2/236
[10]. Lihat Tafsir Ath-Thabari (15/359) dan Tafsir Al-Qurthubi (9/51)
[11]. Lihat Syarhu Shahih Muslim (8/350) dan Aunul Ma’bud (4/102)

[12]. Tafsir Ibnu Katsir, 1/328


By:UdhinkHasrulParakkasi.blogspot.co.id

Cara Membuat Menu Navigasi Drop-down di Blogspot

  cara membuat menu navigasi drop-down di Blogspot  ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Anda hanya membutuhkan sedikit penyesuaian HTML...